tes kemampuan umum tahap 2 adalah tahap yang sering bikin peserta seleksi OJK, PCAM OJK, PCT 2, maupun Rekrutmen Bersama BUMN deg-degan. Setelah lolos administrasi dan tes kemampuan dasar, kamu tiba-tiba dihadapkan pada tes online yang waktunya mepet, soalnya panjang, dan materinya terasa *acak* mulai dari penalaran logis, numerik, bahasa Inggris, sampai pemahaman sektor jasa keuangan. Di tengah persaingan ketat menuju kursi pegawai OJK yang prestisius, memahami pola tes kemampuan umum tahap 2 bukan lagi sekadar *plus*, tapi sudah jadi keharusan kalau kamu tidak mau berhenti di tengah jalan.
Memahami Dulu: Apa Itu tes kemampuan umum tahap 2 di OJK, BUMN, dan PCT?
Sebelum panik lihat timer hitung mundur di layar, kamu perlu paham dulu konteks besar tes kemampuan umum tahap 2. Tes ini bukan sekadar *tes pintar* seperti di sekolah, tetapi lebih ke tes kesiapan kerja: seberapa cepat kamu berpikir, seberapa akurat kamu mengambil keputusan, dan seberapa siap kamu beradaptasi dengan dunia kerja yang dinamis, khususnya di sektor jasa keuangan dan lembaga seperti OJK.
Secara umum, tes kemampuan umum tahap 2 muncul di beberapa skema rekrutmen:
1. Rekrutmen Bersama BUMN (RBB) – Tes Online 2
- English Test: menguji kemampuan bahasa Inggris, terutama untuk komunikasi profesional dan kompetisi global.
- Learning Agility: mengukur seberapa cepat kamu belajar hal baru, beradaptasi, dan memecahkan masalah saat situasi berubah.
2. PCAM OJK / Rekrutmen OJK – Tes Kemampuan Umum (TKU) Tahap 2
- Tes Penalaran Deduktif: menarik kesimpulan logis dari aturan atau informasi yang diberikan.
- Tes Penalaran Abstrak: mengamati pola bentuk/diagram dan memprediksi kelanjutan pola.
- Elemen numerik dan verbal: hitung-hitungan dasar, logika angka, dan pemahaman bacaan.
- Pemahaman sektor jasa keuangan: pengetahuan dasar tentang perbankan, pasar modal, dan lembaga keuangan lain yang diawasi OJK.
3. PCT 2 (Program Calon Pegawai Tata Usaha)
- Tes kecepatan dan akurasi persepsi: mencocokkan simbol, angka, atau pola sederhana dengan cepat.
- Perhitungan numerik: operasi matematika dasar, persentase, perbandingan, dan logika angka.
- Pemahaman bacaan bahasa Inggris: reading comprehension dengan teks pendek-menengah.
- Pengetahuan sektor jasa keuangan: konsep dasar yang relevan dengan tugas administratif di lembaga keuangan.
Setelah itu, sering dilanjutkan dengan wawancara psikolog via Microsoft Teams.
Walaupun nama dan detailnya bisa sedikit berbeda di tiap program, benang merahnya sama: tes kemampuan umum tahap 2 ingin melihat apakah kamu:
- Mampu berpikir logis dan sistematis.
- Cukup cepat dan teliti di bawah tekanan waktu.
- Punya dasar pengetahuan yang relevan dengan dunia kerja, terutama sektor jasa keuangan.
- Punya potensi berkembang (*learning agility*) dan tidak *kaget* dengan ritme kerja yang cepat.
Jadi, kalau selama ini kamu menganggap tes kemampuan umum tahap 2 hanya soal *hafalan rumus* atau *ngasal pilih jawaban*, sudut pandang itu perlu diubah. Tes ini sebenarnya sedang *mengintip* cara kerja otakmu ketika dihadapkan pada situasi kerja nyata.
Bedah Komponen tes kemampuan umum tahap 2: Dari Logika sampai Sektor Jasa Keuangan
Agar kecemasanmu lebih terarah, mari kita bedah satu per satu komponen yang sering muncul dalam tes kemampuan umum tahap 2, terutama yang relevan untuk OJK dan program sejenis.
1. Penalaran Deduktif: Logika yang Dipakai di Dunia Kerja
Dalam tes kemampuan umum tahap 2, penalaran deduktif biasanya muncul dalam bentuk soal yang memberikan beberapa pernyataan atau aturan, lalu kamu diminta menarik kesimpulan yang benar. Ini mirip dengan cara analis di OJK membaca regulasi: ada pasal, ada batasan, lalu harus ditarik implikasinya.
Contoh pola soal (disederhanakan):
Aturan:
1) Semua perusahaan yang menghimpun dana masyarakat wajib diawasi oleh OJK.
2) PT X menghimpun dana masyarakat melalui produk investasi.Kesimpulan yang benar adalah…
A. PT X tidak diawasi OJK
B. PT X diawasi OJK
C. PT X hanya diawasi oleh pemerintah daerah
D. PT X tidak menghimpun dana masyarakat
Di tes kemampuan umum tahap 2, kamu diminta:
- Mengidentifikasi premis (pernyataan dasar).
- Menarik kesimpulan yang logis dan konsisten dengan premis.
Cara melatih:
- Biasakan membaca soal pelan tapi pasti: pahami dulu aturan, baru lihat opsi.
- Tandai kata kunci seperti semua, sebagian, tidak ada, kecuali.
- Latih dengan soal silogisme dan logika verbal secara rutin, bukan hanya menjelang tes.
2. Penalaran Abstrak: Melatih Pola Pikir Visual
Penalaran abstrak dalam tes kemampuan umum tahap 2 biasanya berupa deretan gambar, simbol, atau diagram yang berubah mengikuti pola tertentu. Tugasmu adalah menebak gambar berikutnya atau memilih gambar yang tidak sesuai pola.
Ini relevan dengan kemampuanmu:
- Mengenali pola cepat (*pattern recognition*).
- Menyusun informasi yang tampak *acak* menjadi sesuatu yang terstruktur.
Tips praktis:
- Cari pola dari kiri ke kanan dan dari atas ke bawah: perubahan bentuk, jumlah sisi, rotasi, atau shading.
- Fokus pada satu jenis perubahan dulu (misalnya hanya rotasi), baru gabungkan dengan perubahan lain.
- Jangan terlalu lama di satu soal; kalau buntu, tandai dan lanjut.
3. Numerik: Bukan Matematika Olimpiade, tapi Matematika Kerja
Banyak peserta takut bagian numerik di tes kemampuan umum tahap 2 karena mengira akan bertemu soal matematika tingkat tinggi. Padahal, yang sering keluar justru:
- Operasi dasar (tambah, kurang, kali, bagi).
- Persentase (diskon, bunga, pertumbuhan).
- Perbandingan dan rasio.
- Interpretasi tabel atau grafik sederhana.
Ini sangat relevan dengan pekerjaan di sektor jasa keuangan dan OJK, misalnya:
- Membaca laporan keuangan sederhana.
- Menghitung persentase kenaikan kredit bermasalah.
- Memahami tren data dalam grafik.
Contoh pola soal:
Sebuah lembaga keuangan memiliki 10.000 nasabah pada awal tahun. Pada akhir tahun, jumlah nasabah meningkat menjadi 12.500. Berapa persen kenaikan jumlah nasabah tersebut?
A. 20%
B. 22,5%
C. 25%
D. 30%
Kamu cukup menghitung:
Kenaikan = 12.500 – 10.000 = 2.500
Persentase kenaikan = 2.500 / 10.000 × 100% = 25% → Jawaban C.
Strategi belajar numerik untuk tes kemampuan umum tahap 2:
- Kuasai dulu operasi dasar dan persentase tanpa kalkulator.
- Latih kecepatan dengan soal-soal singkat tapi banyak.
- Biasakan menulis langkah perhitungan singkat di kertas coret (kalau diperbolehkan).
4. Verbal & Bahasa Inggris: Dari Pemahaman Bacaan sampai English Test
Di BUMN (Tes Online 2) dan PCT 2, tes kemampuan umum tahap 2 sering memuat:
- Reading comprehension bahasa Inggris: memahami teks, mencari ide pokok, dan menarik kesimpulan.
- English Test: kosakata, tata bahasa dasar, dan pemahaman kalimat.
Untuk jalur OJK, kemampuan verbal juga penting karena:
- Kamu akan sering membaca regulasi, surat edaran, dan dokumen resmi.
- Kamu harus bisa menangkap inti informasi dengan cepat dan tepat.
Tips menghadapi bagian ini dalam tes kemampuan umum tahap 2:
- Jangan baca teks berulang-ulang dari awal; baca pertanyaan dulu, lalu cari bagian relevan di teks.
- Latih membaca artikel pendek bahasa Inggris setiap hari (misalnya berita ekonomi atau keuangan).
- Fokus pada kata kunci (who, what, when, where, why, how) dan hubungan antar kalimat (however, therefore, in addition).
5. Kecepatan dan Akurasi Persepsi: Tes “Refleks Otak”
Di PCT 2 dan beberapa skema lain, tes kemampuan umum tahap 2 mencakup:
- Mencocokkan simbol atau angka.
- Menentukan apakah dua deret karakter sama atau berbeda.
- Menandai pola tertentu dalam waktu sangat singkat.
Tes ini mengukur:
- Konsentrasi jangka pendek.
- Ketelitian di bawah tekanan waktu.
- Kemampuan menyaring informasi relevan dengan cepat.
Cara melatih:
- Latih dengan soal-soal *speed test* sederhana (mencari perbedaan, mencocokkan pola).
- Biasakan bekerja dengan timer (misalnya 30–60 detik per batch soal).
- Jaga stamina mata dan fokus; jangan belajar terlalu lama tanpa istirahat.
6. Learning Agility: Bukan “Benar–Salah” Biasa
Di Rekrutmen Bersama BUMN, tes kemampuan umum tahap 2 juga berisi Learning Agility:
- Sekitar 100 soal, 40 menit.
- Passing grade contoh: 36 (bisa berubah sesuai kebijakan).
- Bentuk soal biasanya berupa situasi kerja, lalu kamu diminta memilih respon yang paling menggambarkan dirimu.
Contoh sederhana pola soal:
Rencana kerja timmu tiba-tiba berubah karena kebijakan baru. Apa yang paling mungkin kamu lakukan?
A. Mencari tahu detail perubahan dan menyesuaikan rencana secepat mungkin.
B. Menunggu instruksi lebih lanjut tanpa mengubah apa pun.
C. Mengeluh kepada rekan kerja karena perubahan mendadak.
D. Mengabaikan perubahan dan tetap menjalankan rencana awal.
Dalam konteks tes kemampuan umum tahap 2, jawaban yang diharapkan biasanya mencerminkan:
- Fleksibilitas.
- Proaktif.
- Kemauan belajar hal baru.
Tips:
- Jawab konsisten dengan nilai yang diharapkan perusahaan (adaptif, kolaboratif, bertanggung jawab).
- Jangan terlalu *over-ideal* sampai tidak realistis; pilih yang paling mendekati perilaku profesional.
Format, Durasi, dan Strategi Waktu di tes kemampuan umum tahap 2
Selain isi soal, hal yang sering bikin panik di tes kemampuan umum tahap 2 adalah waktu. Banyak peserta sebenarnya paham materi, tapi gagal mengatur ritme.
Beberapa pola umum yang perlu kamu pahami:
- Mayoritas soal berbentuk pilihan ganda.
Ini menguntungkan kalau kamu punya strategi eliminasi jawaban yang baik. - Durasi cukup ketat.
Misalnya, untuk Learning Agility di BUMN: 100 soal dalam 40 menit. Artinya, kurang dari 30 detik per soal. Di PCT 2, total tes kemampuan umum tahap 2 bisa 105–120 menit untuk beberapa subtes sekaligus. - Passing grade bisa berbeda tiap komponen.
Contohnya, Learning Agility punya passing grade tertentu. Untuk komponen lain, bisa saja ada ambang batas minimal yang harus kamu lewati.
Strategi manajemen waktu di tes kemampuan umum tahap 2:
- Jangan terjebak di satu soal.
Kalau sudah lewat 2–3 kali baca dan masih buntu, tandai dan lanjut. Lebih baik mengamankan soal-soal mudah dulu. - Gunakan teknik “scan–solve–skip”.
- Scan: lihat cepat jenis soal.
- Solve: kerjakan jika terasa familiar.
- Skip: lewati sementara jika butuh waktu lama.
- Jaga ritme napas dan fokus.
Saat panik, otak cenderung blank. Tarik napas dalam 3–4 detik, hembuskan pelan, lalu lanjut. - Kenali pola antarmateri.
Biasanya, subtes numerik, verbal, abstrak, dan persepsi dipisah dengan instruksi jelas. Baca instruksi dengan teliti, jangan asal klik “Next”.
Di titik ini, kalau kamu merasa butuh latihan terstruktur dan simulasi yang mirip aslinya, ikut bimbingan belajar online dengan tryout khusus tes kemampuan umum tahap 2 bisa sangat membantu supaya kamu tidak lagi *coba-coba* saat hari H.
Persiapan Teknis: Jangan Sampai Gugur karena Hal Sepele
Banyak peserta tes kemampuan umum tahap 2 yang sebenarnya mampu, tapi gagal karena masalah teknis. Padahal, hal-hal ini bisa diantisipasi.
Beberapa hal yang perlu kamu jaga:
- Perangkat dan Koneksi
- Gunakan komputer atau laptop, bukan ponsel, untuk tampilan yang lebih jelas dan stabil.
- Pastikan koneksi internet stabil; kalau bisa, gunakan jaringan kabel atau Wi-Fi yang sudah kamu uji sebelumnya.
- Siapkan charger dan pastikan baterai penuh.
- Lingkungan Tes
- Pilih ruangan yang tenang, minim gangguan suara.
- Beri tahu keluarga atau teman sekamar bahwa kamu sedang tes dan tidak boleh diganggu.
- Siapkan kertas coret dan alat tulis (jika diperbolehkan).
- Dashboard dan Jadwal
- Pantau dashboard rekrutmen secara berkala untuk memastikan jadwal tes kemampuan umum tahap 2.
- Login lebih awal (10–15 menit sebelum jadwal) untuk mengantisipasi kendala teknis.
- Simulasi Sebelumnya
- Kalau ada fitur trial test atau simulasi sistem, manfaatkan untuk:
- Mengenal tampilan soal.
- Mencoba tombol navigasi (Next, Back, Submit).
- Mengukur ritme pengerjaanmu.
- Kalau ada fitur trial test atau simulasi sistem, manfaatkan untuk:
Dengan persiapan teknis yang matang, kamu bisa fokus ke isi tes kemampuan umum tahap 2 tanpa terganggu hal-hal sepele yang sebenarnya bisa dihindari.
Cara Belajar Efektif untuk tes kemampuan umum tahap 2 tanpa Burnout

Sebagai *Supportive Mentor*, fokus kita bukan hanya pada apa yang harus dipelajari, tapi juga bagaimana cara belajarnya supaya kamu tidak cepat lelah dan tetap konsisten.
1. Pecah Materi Jadi “Paket Kecil”
tes kemampuan umum tahap 2 mencakup banyak aspek: numerik, verbal, abstrak, bahasa Inggris, sektor jasa keuangan, sampai learning agility. Kalau kamu mencoba mempelajari semuanya sekaligus dalam satu hari, hasilnya biasanya:
- Overwhelmed.
- Tidak ada yang benar-benar masuk.
Lebih baik, bagi jadwal belajarmu seperti ini (contoh harian):
- Hari 1: Numerik + sedikit penalaran deduktif.
- Hari 2: Penalaran abstrak + kecepatan persepsi.
- Hari 3: Bahasa Inggris (reading) + verbal.
- Hari 4: Sektor jasa keuangan (konsep dasar OJK, perbankan, pasar modal).
- Hari 5: Simulasi campuran tes kemampuan umum tahap 2.
Ulangi siklus ini dengan variasi soal yang berbeda.
2. Belajar Regulasi dan Sektor Jasa Keuangan Tanpa Ngantuk
Salah satu tantangan besar untuk calon pegawai OJK adalah: regulasi tebal dan istilah teknis. Untuk tes kemampuan umum tahap 2, kamu memang belum perlu menghafal pasal demi pasal, tapi perlu paham konsep dasar.
Agar tidak membosankan:
- Mulai dari gambaran besar: apa itu OJK, apa tugasnya, apa saja sektor yang diawasi (perbankan, pasar modal, IKNB).
- Gunakan mind map: tulis “OJK” di tengah, lalu cabang ke “Perbankan”, “Pasar Modal”, “IKNB”, “Perlindungan Konsumen”.
- Baca ringkasan atau artikel populer dulu, baru kalau sudah terbiasa, pelan-pelan masuk ke dokumen resmi.
Kamu bisa membayangkan: soal tes kemampuan umum tahap 2 yang menyentuh sektor jasa keuangan seringkali hanya menanyakan:
- Fungsi dasar OJK.
- Perbedaan lembaga keuangan bank dan nonbank.
- Contoh produk keuangan (tabungan, reksa dana, asuransi).
3. Latihan dengan Feedback, Bukan Sekadar Banyak Soal
Banyak peserta mengira kunci lolos tes kemampuan umum tahap 2 adalah “latihan sebanyak mungkin”. Latihan memang penting, tapi yang lebih penting adalah:
- Tahu di mana kamu sering salah.
- Tahu kenapa kamu salah.
Setiap selesai latihan:
- Tandai soal yang salah.
- Catat jenis kesalahannya: salah hitung, salah baca, kehabisan waktu, atau tidak paham konsep.
- Fokuskan sesi belajar berikutnya pada jenis kesalahan yang paling sering muncul.
Dengan cara ini, setiap jam belajar untuk tes kemampuan umum tahap 2 benar-benar meningkatkan peluangmu, bukan hanya menambah rasa lelah.
4. Kelola Kecemasan: Normal, tapi Harus Dikendalikan
Cemas menjelang tes kemampuan umum tahap 2 itu wajar. Yang tidak wajar adalah membiarkan kecemasan membuatmu:
- Menunda belajar.
- Tidak bisa tidur.
- Blank saat tes.
Beberapa cara sederhana untuk mengelola kecemasan:
- Gunakan teknik pomodoro: belajar 25 menit, istirahat 5 menit. Ulang 3–4 kali, lalu istirahat lebih panjang.
- Jaga pola tidur: jangan begadang semalaman sebelum tes.
- Latihan napas dalam 3–5 menit sebelum mulai tes: tarik napas 4 detik, tahan 4 detik, hembuskan 4–6 detik.
Ingat, tes kemampuan umum tahap 2 mengukur kemampuan berpikir jernih. Pikiran yang terlalu tegang justru menghambat performa.
Menghubungkan tes kemampuan umum tahap 2 dengan Tahap Lanjutan: Wawancara dan Karier di OJK
Satu hal penting yang sering dilupakan peserta: tes kemampuan umum tahap 2 bukan akhir, tapi gerbang menuju tahap berikutnya, seperti:
- Wawancara psikolog (misalnya di PCT 2 via Microsoft Teams).
- Wawancara user atau panel di OJK.
- Tes substansi atau tes bidang.
Kenapa ini penting?
- Konsistensi Profil
- Hasil tes kemampuan umum tahap 2 (misalnya learning agility, penalaran, dan kepribadian) sering menjadi bahan pertimbangan di tahap wawancara.
- Kalau di tes kamu terlihat adaptif dan logis, tapi di wawancara tampak pasif dan tidak siap, panel bisa mempertanyakan konsistensimu.
- Dasar Diskusi di Wawancara
- Pengetahuan sektor jasa keuangan yang kamu pelajari untuk tes kemampuan umum tahap 2 akan sangat berguna saat ditanya:
- “Apa pandangan Anda tentang peran OJK di industri keuangan?”
- “Menurut Anda, risiko apa yang sedang dihadapi sektor jasa keuangan saat ini?”
- Pengetahuan sektor jasa keuangan yang kamu pelajari untuk tes kemampuan umum tahap 2 akan sangat berguna saat ditanya:
- Gambaran Cara Kerja Sehari-hari
- Penalaran numerik dan abstrak yang kamu latih di tes kemampuan umum tahap 2 mirip dengan:
- Menganalisis data laporan.
- Mengidentifikasi pola risiko.
- Mengambil keputusan berbasis informasi.
- Penalaran numerik dan abstrak yang kamu latih di tes kemampuan umum tahap 2 mirip dengan:
Artinya, ketika kamu serius mempersiapkan tes kemampuan umum tahap 2, sebenarnya kamu sedang membangun fondasi cara berpikir yang akan kamu pakai terus kalau nanti benar-benar bekerja di OJK atau lembaga keuangan lain.
Pada akhirnya, tes kemampuan umum tahap 2 bukanlah *monster* yang tidak bisa dikalahkan. Ia hanyalah alat untuk menyaring siapa yang benar-benar siap secara logika, mental, dan pengetahuan dasar untuk melangkah ke tahap berikutnya.
Kamu sudah tahu komponennya: penalaran deduktif, penalaran abstrak, numerik, verbal dan bahasa Inggris, kecepatan persepsi, learning agility, serta pemahaman sektor jasa keuangan. Kamu juga sudah tahu cara belajarnya: pecah materi, latihan terarah, kelola waktu, dan jaga kondisi mental. Sekarang, tugasmu adalah konsisten.
Jangan menunggu *mood bagus* baru belajar; justru dengan mulai belajar sedikit demi sedikit, mood dan percaya diri akan ikut naik. Ingat, banyak orang gugur di tes kemampuan umum tahap 2 bukan karena mereka tidak mampu, tapi karena mereka tidak mempersiapkan diri dengan benar. Jadikan dirimu pengecualian. Mulai hari ini, atur jadwal, ambil latihan, dan perlakukan setiap sesi belajar sebagai satu langkah nyata mendekat ke kursi pegawai OJK yang kamu impikan.
Sumber Referensi
- DETIK.COM – Tes Online 2 BUMN Apa Saja? Ini Kisi-kisinya Sesuai Panduan RBB 2025
- ID.SCRIBD.COM – Panduan Tes Kemampuan Umum PCT 2
- TIRTO.ID – Kisi-kisi Materi Tes Tahap 2 TKU PCAM OJK, Apa Saja?
- JADIOJK.ID – Materi Tes Kemampuan Umum OJK 2
- JADIOJK.ID – PCAM OJK Tahap 2
- BLOG.UMSU.AC.ID – Apa Saja Materi Tes Online Tahap 2 BUMN 2025? Ini Rinciannya
- BLOG.SKILLACADEMY.COM – Contoh Soal Tes BUMN TKD dan Pembahasannya
Bimbel PCS-9 & PCT-3 OJK Tahun 2025
Mau Lolos? Join Grup dan Bimbelnya Sekarang!👇🏻👇🏻
📋 Cara Membeli dengan Mudah:
- Unduh Aplikasi JadiOJK: Temukan aplikasi JadiOJK di Play Store atau App Store, atau akses langsung melalui website.
- Masuk ke Akun Anda: Login ke akun JadiOJK Anda melalui aplikasi atau situs web.
- Pilih Paket yang Cocok: Dalam menu “Beli”, pilih paket bimbingan yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Pastikan untuk melihat detail setiap paket.
- Gunakan Kode Promo: Masukkan kode “BIMBELOJK” untuk mendapat diskon spesial sesuai poster promo
- Gunakan Kode Afiliasi: Jika Anda memiliki kode “RES128”, masukkan untuk diskon tambahan.
- Selesaikan Pembayaran: Pilih metode pembayaran dan selesaikan transaksi dengan aman.
- Aktivasi Cepat: Paket Anda akan aktif dalam waktu singkat setelah pembayaran berhasil.
Ayoo Download Aplikasi JadiOJK karena banyak sekali yang bisa kamu dapatkan agar kalian CEPAT TERLATIH dengan Soal soal OJK 2025!!!
- Dapatkan ribuan soal ojk 2025 dengan pembahasan yang mudah dipahami, berupa video dan teks
- Live Class Gratis (Berlajar Bareng lewat Zoom)
- Materi-materi OJK 2025
- Ratusan Latsol OJK 2025
- Puluhan paket Simulasi OJK 2025
- dan masih banyak lagi yang lainnya


