jurusan ojk peserta seleksi – Banyak calon pelamar masih bingung membaca aturan jurusan OJK peserta seleksi, terutama untuk rekrutmen PCAM 9 dan MLE OJK 2025 yang lagi ramai dibahas bareng seleksi CASN dan BUMN. Padahal, salah pilih jalur atau asal daftar tanpa cek jurusan bisa berakhir fatal: kamu bisa gugur administratif bahkan sebelum sempat ikut tes. Di sisi lain, kalau kamu memahami aturan jurusan sejak awal, kamu bisa menyusun strategi, mempersiapkan berkas, dan fokus latihan soal seleksi dengan jauh lebih tenang.
Di artikel ini, kita akan kupas tuntas jurusan yang bisa daftar ke OJK, bedanya jurusan PCAM 9 dan MLE, cara membaca pengumuman resmi OJK supaya tidak keliru, sampai tips buat kamu yang jurusannya “abu‑abu” atau terasa di pinggir batas ketentuan. Anggap saja ini panduan praktis agar kamu tidak nyasar dan bisa memaksimalkan peluang di rekrutmen OJK 2025.
Jurusan OJK Peserta Seleksi: Gambaran Besar PCAM 9 dan MLE
Sebelum membahas per jurusan, penting sekali memahami dulu struktur rekrutmen OJK terbaru. Untuk tahun 2025, OJK membuka dua jalur besar dengan karakter peserta yang sangat berbeda: PCAM 9 dan MLE.
PCAM 9 (Pendidikan Calon Asisten Manajer) adalah program untuk talenta muda lulusan D4/S1 sampai S3. Ini mirip program management trainee di BUMN atau perusahaan besar, tetapi dalam konteks lembaga regulator sektor jasa keuangan. Fokusnya adalah membentuk calon asisten manajer yang siap ditempatkan di berbagai fungsi pengawasan, kebijakan, hingga dukungan internal.
Sebaliknya, MLE (Multi Level Entry) ditujukan bagi kamu yang sudah berpengalaman kerja beberapa tahun. Di jalur ini, OJK mencari tenaga ahli, baik di bidang keuangan, hukum, teknologi informasi, manajemen risiko, aktuaria, maupun infrastruktur. Jadi bukan lagi level “fresh graduate”, tetapi profesional yang siap langsung mengisi posisi strategis.
Dua hal yang sangat penting:
Kamu hanya boleh memilih satu jalur, PCAM 9 atau MLE, tidak bisa daftar keduanya sekaligus.
Jurusan dan pengalamanmu harus selaras dengan karakter jalur yang kamu pilih. Fresh graduate dengan jurusan yang cocok sebaiknya masuk PCAM 9. Sementara profesional dengan pengalaman panjang di IT, risiko, atau aktuaria, lebih pas di MLE.
Dengan memahami peta awal ini, kamu bisa mengarahkan strategi: bukan sekadar “asal daftar OJK”, tetapi memilih jalur yang paling logis untuk profil dan latar belakang akademikmu.
Detail Jurusan PCAM 9 dan MLE OJK 2025

Untuk jalur PCAM 9, OJK secara resmi membuka peluang bagi lulusan D4/S1 sampai S2/S3 dari sejumlah program studi spesifik. Banyak media menyebut istilah “27 jurusan prioritas”, namun intinya mengerucut pada kelompok ilmu berikut.
1. Kelompok Ekonomi, Keuangan, Bisnis, dan Administrasi
Ini adalah kelompok yang paling jelas nyambung dengan tugas OJK sebagai otoritas sektor jasa keuangan. Jika kamu berasal dari:
Ekonomi
Ekonomi Syariah
Keuangan
Keuangan Syariah
Manajemen
Bisnis
Administrasi (misalnya Administrasi Bisnis, Administrasi Niaga)
Perpajakan
maka kamu berada dalam jalur yang sangat relevan. Lulusan kelompok ini biasanya akan banyak dibutuhkan di fungsi pengaturan, pengawasan, serta pengembangan kebijakan sektor perbankan, pasar modal, IKNB, dan keuangan syariah.
Contoh kasus:
“Ilmu Ekonomi” atau “Ekonomi Pembangunan” sangat mungkin dianggap dalam rumpun Ekonomi.
“Manajemen Bisnis Syariah” bisa masuk ke kelompok Manajemen/Bisnis yang bercorak syariah, yang juga relevan dengan mandat OJK mengawasi lembaga keuangan syariah.
Yang perlu kamu perhatikan, meskipun rumpunnya ekonomi atau manajemen, nama jurusan di ijazah tetap harus bisa dipertanggungjawabkan sebagai bagian dari kelompok ini. Jika namanya sangat jauh, kamu perlu lebih hati‑hati dan membaca detail pengumuman resmi.
2. Akuntansi dan Perpajakan: Tulang Punggung Laporan Keuangan
Akuntansi dan Perpajakan mendapat tempat yang sangat kuat dalam daftar jurusan PCAM 9. Ini sangat masuk akal, karena:
OJK setiap hari berhadapan dengan laporan keuangan bank, perusahaan efek, asuransi, fintech, dan banyak entitas keuangan lain.
Analisis kepatuhan, kesehatan keuangan, hingga pemeriksaan rutin sangat bergantung pada pemahaman akuntansi dan pajak.
Jika kamu dari Akuntansi, Akuntansi Sektor Publik, atau Program Perpajakan, peluang untuk relevan dengan formasi OJK sangat besar. Di tahap seleksi lanjutan, kamu juga bisa menguatkan profil dengan sertifikasi atau pengalaman magang terkait audit, pajak, atau finance.
3. Hukum dan Hukum Syariah
Tidak kalah penting, OJK membutuhkan banyak tenaga dari Hukum untuk menyusun regulasi, kajian hukum, dan penanganan kasus terkait sektor jasa keuangan. Untuk PCAM 9, jurusan Hukum menjadi salah satu jurusan yang secara eksplisit disebut.
Walaupun pada pengumuman PCAM fokusnya pada “Hukum” secara umum, dalam praktiknya:
Lulusan Hukum Bisnis
Hukum Ekonomi
Hukum Perdata (dengan peminatan bisnis/ekonomi)
biasanya tetap berada dalam satu rumpun hukum yang relevan dengan tugas OJK. Sedangkan Hukum Syariah atau Hukum Ekonomi Syariah lebih banyak muncul eksplisit di jalur MLE, terutama di formasi spesifik sektor syariah. Namun untuk PCAM, jika OJK menyebut “Hukum” secara umum tanpa prefix, sebagian besar jurusan Hukum dari fakultas hukum yang terakreditasi akan dianggap sejalan.
4. Statistika, Matematika, dan Aktuaria: Tulang Punggung Data & Risiko
Ketika dunia keuangan semakin berbasis data, OJK butuh banyak ahli:
Statistika untuk pengolahan dan pemodelan data.
Matematika untuk analisis kuantitatif dan metodologi.
Aktuaria untuk perhitungan risiko asuransi, pensiun, dan produk keuangan lain.
Jika kamu dari jurusan ini, peranmu bisa sangat strategis di unit:
pengawasan berbasis risiko,
analisis big data,
pengembangan model penilaian kesehatan lembaga keuangan,
hingga dukungan teknis permodelan kebijakan.
Bagi peserta dari Statistika atau Aktuaria, memperkaya diri dengan skill pemrograman (R, Python, SQL) dan pemahaman industri keuangan akan menjadi nilai tambah yang signifikan di luar sekadar memenuhi persyaratan jurusan.
5. Informatika, Sistem Informasi, Data Science, dan IT Lainnya
Transformasi digital sektor keuangan membuat OJK sangat agresif mencari lulusan:
Informatika
Ilmu Komputer
Sistem Informasi
Data Science
Data Analytics
Untuk PCAM 9, kelompok IT ini ditujukan kepada talenta muda yang nantinya bisa ditempatkan di divisi teknologi informasi, pengawasan teknologi finansial, keamanan sistem, maupun unit yang mengelola infrastruktur digital internal.
Jika kamu berasal dari program studi yang memiliki istilah dekat, misalnya:
Teknologi Informasi
Rekayasa Perangkat Lunak
Sistem dan Teknologi Informasi
selama dalam pengumuman disebut “jurusan lain bidang Teknologi Informasi” atau ramai membuka spektrum rumpun TI, besar kemungkinan kamu bisa dikategorikan sebagai bidang terkait. Namun, untuk PCAM yang mencantumkan daftar spesifik, tetap pastikan nama jurusanmu tidak terlalu jauh.
6. Komunikasi dan Desain Komunikasi Visual (DKV)
Ini sering mengejutkan banyak calon pelamar: mengapa jurusan Komunikasi dan Desain Komunikasi Visual dibuka untuk PCAM 9?
Alasannya cukup logis:
OJK memiliki fungsi kehumasan, edukasi dan perlindungan konsumen, serta literasi dan inklusi keuangan.
Lembaga ini membutuhkan talenta yang piawai mengelola citra publik, media relations, konten edukatif, kampanye literasi, hingga desain visual untuk berbagai kanal komunikasi.
Jika kamu dari Ilmu Komunikasi, Public Relations, Broadcasting, atau DKV, posisi di unit komunikasi strategis dan edukasi keuangan sangat mungkin menjadi rumahmu nanti. Kamu tetap perlu memahami tugas pokok OJK, tetapi kemampuan komunikasi menjadi keunggulan utama.
7. Hubungan Internasional
Lulusan Hubungan Internasional juga menjadi salah satu jurusan yang secara eksplisit diterima untuk PCAM 9. Ini relevan dengan:
Kerja sama internasional OJK dengan regulator keuangan negara lain.
Forum global mengenai stabilitas keuangan, fintech, dan perlindungan konsumen.
Penyusunan posisi Indonesia dalam berbagai working group internasional.
Jika kamu dari Hubungan Internasional, kuasai juga isu ekonomi global, regulasi keuangan lintas negara, serta kemampuan bahasa asing yang kuat, karena ini akan memperkuat profilmu di mata OJK.
8. Teknik dan Sains: Industri, Sipil, Arsitektur, Mesin, Elektro, Kimia, Lingkungan, Fisika
Kelompok teknik dan sains ini sering dianggap “di luar radar” sektor keuangan, tapi OJK justru memasukkan banyak di antaranya dalam daftar PCAM 9:
Teknik Industri
Teknik Sipil
Arsitektur
Teknik Mesin
Teknik Elektro
Teknik Kimia
Teknik Lingkungan
Fisika
Mengapa? Karena lembaga sebesar OJK tidak hanya mengurus regulasi keuangan, tetapi juga:
Mengelola infrastruktur kantor pusat dan kantor regional.
Mengawasi proyek dan fasilitas yang mendukung pengawasan.
Mengembangkan sistem, standar, dan perencanaan teknis internal.
Lulusan teknik juga dikenal kuat dalam analisis, problem solving, dan manajemen proyek, yang sangat berharga di struktur organisasi modern. Jadi, jika kamu dari jurusan teknik, jangan langsung minder. Pastikan saja jurusanmu termasuk yang disebut OJK, lalu siapkan narasi yang solid tentang bagaimana keahlian teknismu bisa mendukung peran di OJK.
9. Syarat Tingkat Pendidikan untuk PCAM 9
Beberapa poin penting yang sering luput diperhatikan peserta seleksi:
Minimal D4/S1, bisa juga S2/S3. Jadi lulusan program vokasi terapan tingkat D4 punya kesempatan yang sama dengan S1.
Kamu bisa mendaftar dengan ijazah tertinggi, tetapi ijazah S1-mu juga harus sesuai dengan daftar jurusan yang diterima. Jika S2 sesuai tetapi S1 di luar daftar, kamu bisa terdiskualifikasi.
Lulusan PTN/PTS dalam dan luar negeri diperbolehkan, selama kampus dan program studinya diakui, serta jurusannya masuk dalam kelompok yang ditetapkan.
Di tahap ini, kejujuran dan kecermatan administratif sangat penting. Mengisi data tidak sesuai ijazah, atau memaksakan jurusan yang tidak termasuk daftar, berisiko gugur di verifikasi berkas.
Jurusan untuk Jalur MLE OJK 2025: Fokus Tenaga Ahli & Pengalaman
Jika PCAM 9 lebih “umum” untuk lulusan baru, jalur Multi Level Entry (MLE) lebih terarah pada tenaga profesional dengan pengalaman signifikan. Di sini, jurusan tetap penting, tetapi pengalaman kerja, portfolio, dan sertifikasi profesional sering kali jauh lebih menentukan.
1. Teknologi Informasi, Cyber Security, dan Teknik Elektro
Untuk MLE, OJK secara eksplisit membuka formasi di bidang:
Teknik Informatika
Ilmu Komputer
Sistem Informasi
Manajemen Informatika
Cyber Security
Jurusan lain bidang Teknologi Informasi
Teknik Elektro (khususnya yang relevan dengan IT atau sistem)
Ini menunjukkan betapa seriusnya OJK memperkuat lini:
keamanan siber,
tata kelola TI,
pengawasan fintech dan aset digital,
pemeliharaan infrastruktur sistem informasi yang kritikal.
Jika latar belakangmu di IT, tetapi di MLE, sekadar memenuhi jurusan saja tidak cukup. Kamu harus siap menunjukkan:
pengalaman nyata di pengembangan sistem, audit TI, network/security, atau manajemen infrastruktur,
sertifikasi seperti CISA, CEH, CISSP, atau sejenisnya bila ada,
pemahaman mengenai risiko teknologi di sektor keuangan.
2. Ekonomi, Manajemen, Akuntansi, Statistika, dan Matematika
Untuk MLE, OJK juga membuka pintu bagi lulusan:
Ekonomi
Manajemen
Akuntansi
Statistika
Matematika
Namun, bedanya dengan PCAM 9, di MLE profil yang dicari umumnya adalah:
analis senior,
risk manager,
ahli perencanaan kebijakan,
atau pejabat fungsional lain yang sudah “matang” di dunia kerja.
Misalnya, seorang lulusan Akuntansi dengan 7 tahun pengalaman di audit bank atau perusahaan asuransi, plus sertifikat profesional, akan jauh lebih kompetitif di MLE dibandingkan lulusan baru yang hanya sekadar memenuhi syarat jurusan.
3. Hukum dan Hukum Syariah untuk Pengaturan & Sengketa
Jurusan Hukum kembali muncul di jalur MLE, kali ini sering terkait dengan:
penyusunan regulasi keuangan yang kompleks,
penanganan sengketa dan perlindungan konsumen,
kerja sama hukum lintas negara dan penegakan kepatuhan.
Di samping itu, untuk formasi tertentu, Hukum Syariah atau Hukum Ekonomi Syariah juga sangat relevan, terutama jika posisinya berada di unit pengawasan perbankan syariah, asuransi syariah, atau produk keuangan syariah lain.
Seperti di bidang lainnya, pengalaman menjadi kunci. Pengalaman di firma hukum keuangan, regulator, compliance perusahaan keuangan, atau lembaga peradilan akan menjadi nilai tambah yang besar.
4. Manajemen Risiko, Keuangan Syariah, dan Aktuaria
OJK juga menyoroti kebutuhan pada kelompok spesifik:
Manajemen Risiko
Keuangan / Ekonomi Syariah / Perbankan Syariah / Keuangan Syariah
Aktuaria
Bidang manajemen risiko dan aktuaria sangat krusial dalam mengawasi stabilitas sistem keuangan. Latar belakang pendidikan di:
Manajemen Risiko,
Aktuaria,
Ilmu Keuangan,
ditambah pengalaman sebagai risk officer, aktuari, atau analis risiko di perbankan, asuransi, pasar modal, akan membuatmu cocok sekali di MLE.
Sertifikasi seperti BSMR, FRM, FSAI, dan sejenisnya tidak hanya bonus, tapi pada beberapa posisi bisa hampir dianggap “wajib” untuk bersaing secara realistis.
5. Aset Keuangan Digital, Fintech, dan Aset Kripto
Salah satu area paling modern dan menarik di MLE adalah kebutuhan pada:
aset keuangan digital,
aset kripto,
pengawasan fintech,
analisis blockchain.
Di sini jurusanmu mungkin berasal dari:
Informatika,
Sistem Informasi,
Data Science,
Keuangan,
atau kombinasi keuangan dan teknologi.
Namun fokus utamanya adalah pengalaman dan kompetensi di dunia digital asset: pernah bekerja di exchange, fintech, startup kripto, atau unit inovasi keuangan digital di lembaga keuangan tradisional.
6. Teknik Sipil, Arsitektur, dan ME (Mechanical & Electrical)
Untuk kebutuhan infrastruktur dan fasilitas, jalur MLE juga membuka kesempatan bagi:
Teknik Sipil
Arsitektur
ME (Mechanical & Electrical)
Perannya bukan di pengawasan bank atau pasar modal, melainkan di pengelolaan dan pengembangan infrastruktur fisik OJK: gedung, fasilitas, standar K3, serta proyek‑proyek konstruksi dan renovasi.
Sekali lagi, pengalaman praktis di proyek konstruksi gedung perkantoran, manajemen fasilitas, atau konsultan perencana akan lebih penting dibanding sekadar memenuhi label jurusan.
Hal-hal Kritis terkait Jurusan untuk Peserta Seleksi OJK

Di atas kertas, daftar jurusan terlihat jelas. Namun di praktik pendaftaran, sering muncul situasi abu‑abu. Berikut beberapa poin penting yang perlu kamu pegang agar tidak salah langkah.
1. Jurusan Harus Persis atau Sangat Dekat
Dalam pengumuman resmi, OJK menuliskan jurusan/program studi secara cukup spesifik. Itu artinya:
Nama program studi di ijazahmu harus identik atau sangat dekat dengan yang tercantum.
Jika pengumuman tertulis “Informatika”, maka “Teknik Informatika” atau “Ilmu Komputer” biasanya masih bisa diterima sebagai rumpun informatika/komputer
Namun jika nama jurusanmu sudah terlalu jauh dan sulit diklasifikasikan ke salah satu rumpun itu, risiko tidak lolos verifikasi meningkat.
Kuncinya, jangan mengandalkan asumsi pribadi. Selalu pegang dokumen resmi OJK dan cocokkan apa adanya.
2. Lulusan di Luar Daftar Umumnya Tidak Memenuhi Syarat
Banyak yang bertanya: “Saya dari Pendidikan Ekonomi, bisa daftar PCAM OJK atau tidak?”
Secara prinsip:
Jika jurusanmu tidak tercantum di pengumuman PCAM,
dan tidak jelas termasuk dalam “bidang terkait” pada formasi MLE,
maka secara akademik kamu umumnya dianggap tidak memenuhi syarat.
Tentu ada beberapa formasi MLE yang menyebut “bidang terkait” secara lebih longgar, terutama di IT atau keuangan digital. Namun, hindari berharap OJK akan “memaklumi” jurusan yang sama sekali di luar daftar, karena mereka memakai verifikasi dokumen yang cukup ketat dan transparan.
3. S2/S3 Harus Didukung S1 yang Sesuai
Ini salah satu jebakan yang cukup sering terjadi:
Pelamar memiliki S2 di jurusan yang tercantum dalam daftar OJK,
tetapi S1-nya di luar daftar.
OJK mewajibkan upload ijazah berjenjang (S1 sampai ijazah tertinggi). Jika S1-mu tidak masuk dalam daftar jurusan yang diterima, maka S2 atau S3 yang sesuai saja tidak cukup untuk meloloskanmu dari syarat akademik.
Artinya, sejak awal kamu perlu jujur pada diri sendiri: apakah rantai pendidikanmu dari S1 sudah sesuai dengan ketentuan OJK, bukan hanya gelar tertinggi.
4. Lulusan Dalam Negeri dan Luar Negeri Sama-sama Berpeluang
OJK membuka kesempatan bagi lulusan:
Perguruan tinggi negeri atau swasta dalam negeri,
Perguruan tinggi luar negeri,
selama:
program studi dan gelarnya diakui,
jurusannya dapat diklasifikasikan ke dalam rumpun yang ditetapkan OJK.
Jika kamu lulusan luar negeri, biasanya kamu perlu:
menyamakan istilah jurusanmu dengan istilah rumpun di Indonesia,
memastikan ada keterangan kesetaraan atau pengakuan jika diminta,
dan tetap mengikuti mekanisme upload dokumen yang ditetapkan.
Cara Praktis Membaca “Jurusan OJK Peserta Seleksi”
Banyak peserta yang gugur bukan karena tidak mampu, tetapi salah baca pengumuman. Berikut cara sistematis yang bisa kamu pakai setiap kali OJK membuka rekrutmen.
Langkah 1: Cocokkan Nama Jurusan di Ijazah dengan Daftar Resmi
Ambil ijazahmu, lihat persis bagaimana nama program studi yang tertulis. Lalu:
Buka dokumen resmi pengumuman rekrutmen OJK untuk PCAM 9 atau MLE.
Cari bagian yang merinci daftar jurusan/program studi.
Cocokkan huruf demi huruf, dan lihat apakah ada istilah yang identik atau sangat mirip.
Jika kamu menemukan nama yang sama, posisi kamu cukup aman secara jurusan. Jika berbeda sedikit, lanjut ke langkah kedua.
Langkah 2: Lihat Rumpun Ilmu dan Kesamaan Konteks
Jika nama jurusanmu tidak persis sama tetapi terasa “satu rumpun”, misalnya:
“Teknik Informatika” dengan “Informatika”
“Ilmu Ekonomi” dengan “Ekonomi”
“Statistika Terapan” dengan “Statistika”
kamu bisa menganalisis:
apakah di pengumuman OJK digunakan istilah rumpun yang luas (misalnya “jurusan lain bidang Teknologi Informasi”),
apakah dalam praktik pendidikan tinggi di Indonesia, jurusanmu jelas diakui sebagai bagian dari rumpun tersebut.
Jika jawabannya ya, peluang untuk tetap dianggap sesuai cukup besar, asalkan tidak ada penegasan sebaliknya di pengumuman resmi.
Langkah 3: Untuk MLE, Baca Juga Formasi dan Fokus Bidang
Berbeda dengan PCAM yang cenderung generik, di MLE sering ada formasi spesifik, misalnya:
Analis Pengawasan TI
Ahli Manajemen Risiko
Analis Aset Keuangan Digital
Ahli Aktuaria
Untuk setiap formasi, biasanya OJK menuliskan:
jurusan yang disyaratkan,
pengalaman minimal,
dan kadang sertifikasi atau kompetensi khusus.
Jadi, jika kamu berminat MLE:
Jangan hanya lihat daftar jurusan global,
Tetapi baca juga detail per formasi di laman rekrutmen OJK.
Pastikan jurusanmu cocok dan pengalamanmu sesuai. Jika jurusan sesuai tetapi pengalaman sangat kurang, pertimbangkan kembali apakah kamu sebaiknya memilih jalur PCAM dulu.
Langkah 4: Jika Nama Jurusanmu Unik atau Campuran
Beberapa kampus memiliki nama jurusan yang unik, seperti:
“Teknologi Keuangan Digital”,
“Bisnis Digital”,
“Manajemen Inovasi”,
atau kombinasi dua bidang.
Dalam kasus seperti ini, kamu bisa:
- melihat kurikulum dan mayoritas mata kuliah
mengklasifikasikan apakah lebih dekat ke rumpun Manajemen, IT, atau Keuangan,
lalu mencocokkannya dengan rumpun yang dibuka OJK.
Namun, karena verifikasi tetap di tangan panitia, strategi paling aman adalah hanya mendaftar jika kamu bisa menjelaskan bahwa jurusanmu jelas masuk rumpun yang disebut. Hindari memaksakan jika kesamaannya terlalu lemah.
Akhirnya, memahami aturan jurusan OJK peserta seleksi bukan untuk membuatmu patah semangat, tetapi justru agar kamu bisa membuat strategi karier dengan lebih realistis dan terukur. Jika jurusanmu memang termasuk dalam daftar, rahasianya bukan lagi di “apakah jurusan saya boleh daftar?”, tetapi di seberapa serius kamu mempersiapkan diri: administrasi yang rapi, pemahaman peran OJK yang kuat, serta latihan intensif untuk menghadapi rangkaian tes.
Jika ternyata jurusanmu di luar daftar, bukan berarti pintu kariermu tertutup total. Kamu masih bisa mengarahkan karier ke lembaga lain, perusahaan keuangan, fintech, atau instansi pemerintah lain yang lebih sesuai rumpun ilmumu, sambil terus mengembangkan kompetensi. Dunia kerja sektor keuangan dan kebijakan publik luas, dan OJK hanyalah salah satu pemain penting di dalamnya.
Yang terpenting sekarang, gunakan informasi ini untuk mengambil keputusan yang jernih: pilih jalur PCAM 9 atau MLE sesuai profilmu, pastikan jurusanmu benar‑benar memenuhi syarat, lalu fokus membangun keunggulanmu di atas pondasi yang sudah tepat. Dengan persiapan yang matang dan strategi yang realistis, peluangmu untuk menembus rekrutmen OJK 2025 akan jauh lebih besar.
Jika kamu ingin, kamu bisa menyebutkan nama jurusanmu secara spesifik. Berdasarkan rumpun yang disebut OJK, kamu masih bisa memetakan apakah jurusanmu berpeluang di PCAM 9, MLE, atau justru lebih cocok menembus lembaga lain di sektor keuangan.
Baca Juga : tku ojk materi cara jitu lolos seleksi OJK tanpa burnout!
sumber referensi
- OJK.GO.ID – Rekrutmen Pendidikan Calon Asisten Manajer (PCAM 9) dan Multi Level Entry (MLE) OJK
- DETIK.COM – Syarat Jurusan dalam Rekrutmen PCAM 9 dan MLE OJK 2025, Ada Jurusanmu?
- STYLE.KONTAN.CO.ID – Karier di Sektor Keuangan, OJK Buka Rekrutmen PCAM 9 dan MLE hingga 27 November 2025
- OJK-PCAM9MLE.SHL.CO.ID – Informasi Rekrutmen PCAM 9 dan Multi Level Entry OJK
- DEALLS.COM – Rekrutmen PCAM 9 dan MLE OJK 2025
- NETRALNEWS.COM – 27 Jurusan D4-S3 yang Paling Dibutuhkan OJK pada Rekrutmen PCAM 2025, Cek Daftarnya
Bimbel PCS-9 & PCT-3 OJK Tahun 2025
Mau Lolos? Join Grup dan Bimbelnya Sekarang!👇🏻👇🏻
📋 Cara Membeli dengan Mudah:
- Unduh Aplikasi JadiOJK: Temukan aplikasi JadiOJK di Play Store atau App Store, atau akses langsung melalui website.
- Masuk ke Akun Anda: Login ke akun JadiOJK Anda melalui aplikasi atau situs web.
- Pilih Paket yang Cocok: Dalam menu “Beli”, pilih paket bimbingan yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Pastikan untuk melihat detail setiap paket.
- Gunakan Kode Promo: Masukkan kode “BIMBELOJK” untuk mendapat diskon spesial sesuai poster promo
- Gunakan Kode Afiliasi: Jika Anda memiliki kode “RES128”, masukkan untuk diskon tambahan.
- Selesaikan Pembayaran: Pilih metode pembayaran dan selesaikan transaksi dengan aman.
- Aktivasi Cepat: Paket Anda akan aktif dalam waktu singkat setelah pembayaran berhasil.
Ayoo Download Aplikasi JadiOJK karena banyak sekali yang bisa kamu dapatkan agar kalian CEPAT TERLATIH dengan Soal soal OJK 2025!!!
- Dapatkan ribuan soal ojk 2025 dengan pembahasan yang mudah dipahami, berupa video dan teks
- Live Class Gratis (Berlajar Bareng lewat Zoom)
- Materi-materi OJK 2025
- Ratusan Latsol OJK 2025
- Puluhan paket Simulasi OJK 2025
- dan masih banyak lagi yang lainnya


